Pererat Tali Persaudaraan di Tanah Rantau Kajati Sulsel Gelar Buka Puasa Bersama Warga Bojonegoro di Makassar

Pererat Tali Persaudaraan di Tanah Rantau Kajati Sulsel Gelar Buka Puasa Bersama Warga Bojonegoro di Makassar

 


KEJATI SULSEL, Makassar– Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Selatan, Dr. Didik Farkhan Alisyahdi, menggelar acara buka puasa bersama sekaligus silaturahmi dengan Ikatan Warga dan Keluarga Bojonegoro di Makassar dan sekitarnya. Acara yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ini diselenggarakan pada Minggu (22/2/2026), bertempat di Rumah Jabatan (Rujab) Kajati Sulsel.

Dalam sambutannya, Dr. Didik Farkhan Alisyahdi menyambut hangat kehadiran para tamu undangan. Sebagai putra asli daerah yang lahir dan besar di Desa Sumbertlaseh, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, ia merasa sangat bersyukur dapat berjumpa dengan saudara sedaerah di Kota Anging Mammiri.

"Selamat datang kepada seluruh warga Bojonegoro yang ada di Makassar. Semangat merantau warga Bojonegoro ini memang selalu luar biasa di mana pun berada," ungkap Dr. Didik mengawali sambutannya.

Kajati Sulsel turut membagikan pengalamannya saat bertugas di daerah lain. Ia menceritakan bahwa kekompakan warga Bojonegoro di tanah rantau selalu terlihat menonjol. 

"Mulai dari saat saya menjabat sebagai Kajari di Sangatta, Kalimantan Timur, di sana juga banyak warga Bojonegoro. Ada sekitar 150 orang yang sering berkumpul bersama," kenangnya.

Didik Farkhan menegaskan bahwa acara ini murni merupakan ajang silaturahmi. Ia memiliki harapan besar agar ke depannya perkumpulan ini bisa bertransformasi menjadi sebuah paguyuban yang terstruktur untuk mewadahi kerukunan warga Bojonegoro di wilayah Sulawesi Selatan.

"Saya ingin ada ikatan seperti paguyuban kerukunan warga Bojonegoro. Karena kalau sedang berada di tanah rantau, kita pasti butuh saudara jauh, minimal dari kampung halaman yang sama untuk saling tolong-menolong," tegas Kajati Sulsel.

Lebih lanjut, ia menceritakan sejarah di balik terlaksananya acara berkumpulnya warga Bojonegoro ini. Ide tersebut rupanya bermula dari pertemuannya dengan sesama perantau, yakni Letkol Andi yang bertugas sebagai Komandan Batalyon Arhanud di Makassar.

"Awalnya saya bertemu dengan Letkol Andi, kemudian dari obrolan kami, tergagaslah pertemuan hari ini. Semoga ini menjadi awal yang baik dalam menjalin silaturahmi dan membangun persaudaraan yang kuat di antara kita semua," pungkasnya.

Bagikan tautan ini

Mendengarkan