Monev Silabin dan Zona Integritas Sesjambin Rina Virawa Apresiasi Lompatan Peringkat Pelaporan Kejati Sulsel
KEJATI SULSEL, Makassar— Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Sekretaris Jaksa Agung Muda Pembinaan (Sesjambin) Kejaksaan RI, Rina Virawati, di Baruga Adhyaksa Kejati Sulsel, Rabu (7/10/2026). Kunjungan ini difokuskan pada agenda Monitoring dan Evaluasi (Monev) Laporan Bulanan Bidang Pembinaan serta Verifikasi Lapangan Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Kehadiran Sesjambin yang didampingi oleh Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU), Kepala Bagian Reformasi Birokrasi (Kabag RB), dan Kepala Bagian Penilaian (Kabag Panil) ini disambut langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Selatan, Muhammad Syarifuddin. Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Prihatin, seluruh Asisten, para Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) se-Sulawesi Selatan, beserta jajaran Kepala Subbagian Pembinaan (Kasubagbin).
Kajati Sulsel, Muhammad Syarifuddin, menyambut hangat kunjungan yang dijadwalkan berlangsung dari tanggal 6 hingga 8 Oktober 2026 ini. Ia menjadikan momentum monev sebagai pemicu peningkatan kualitas kinerja di wilayah hukumnya.
"Kunjungan ini merupakan sebuah kehormatan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus berbenah dan meningkatkan kinerja. Kami menyadari dari hasil monev, masih terdapat ruang untuk melakukan perbaikan atas kinerja dan laporan bulanan," ungkap Kajati Sulsel.
Secara khusus, Kajati menyoroti kesiapan jajaran Kejaksaan Negeri Parepare. Saat ini Kejari Parepare dalam proses tahapan penilaian pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM.
Dalam arahannya, Sesjambin Rina Virawati menyentuh filosofi kearifan lokal Sulawesi Selatan sebagai fondasi mental aparatur.
"Saya ingin mengingatkan kembali pesan-pesan kearifan lokal dari Sulawesi Selatan, yaitu Siri na Pacce dan Sulapa Eppa yang meliputi Macca (pintar), Warani (berani), Lempu (jujur), dan Getteng (teguh pendirian). Ingat juga pesan keteladanan dari mantan Jaksa Agung, Bapak Baharuddin Lopa, mengenai pentingnya menjaga integritas dan keberanian dalam penegakan hukum," pesan Sesjambin, Rina Virawati.
Sesjambin turut mengapresiasi konsistensi jajaran wilayah hukum Sulawesi Selatan dalam meraih predikat Zona Integritas, mulai dari Kejati Sulsel (WBK 2019, WBBM 2020), Kejari Maros (WBK 2020, WBBM 2021), hingga capaian WBK oleh Kejari Luwu (2019), Jeneponto (2020), Tana Toraja (2021), serta Bantaeng dan Soppeng pada tahun 2025.
Untuk mengakselerasi satuan kerja lainnya menuju predikat WBBM, Sesjambin memberikan instruksi tegas. "Kita harus melakukan langkah konkret akselerasi. Dongkrak standar kualitas pelayanan publik, melompat dari sekadar inovasi seremonial menuju inovasi yang berdampak nyata, pertahankan ketertiban rekam jejak, serta perkuat keteladanan pimpinan melalui pengendalian berjenjang," imbuhnya.
Terkait Sistem Laporan Bulanan Bidang Pembinaan (Silabin), Sesjambin memaparkan bahwa berdasarkan hasil monitoring periode Januari hingga Agustus 2026, capaian wilayah hukum Kejati Sulsel menunjukkan tren yang sangat positif. Dari Peringkat 26 di bulan Januari, Kejati Sulsel melesat ke Peringkat 1 pada bulan Maret dan Juni, serta menempati Peringkat 2 pada bulan Agustus.
Meski demikian, Sesjambin mengingatkan agar Laporan Zona Integritas Reformasi Birokrasi, Laporan Insidentil Keuangan, hingga Laporan Penggunaan Energi terus ditingkatkan kelengkapannya.
Makassar, 7 Oktober 2026
KASI PENKUM KEJATI SULSEL