Kajati Sulsel Didik Farkhan Tuan Rumah Halal bi Halal IWAKO MATOH Sekaligus Silaturahmi Alumni Brawijaya Golf
KEJATI SULSEL, Makassar– Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kajati Sulsel), Dr Didik Farkhan Alisyahdi menjadi tuan rumah penyelenggaraan acara Halal bi Halal 1447 Hijriah sekaligus Temu Kangen Ikatan Warga dan Keluarga Bojonegoro di Makassar Sulsel Utoh (IWAKO MATOH). Semakin istimewa, acara yang berlangsung penuh kehangatan di Baruga Adhyaksa, Makassar, pada Jumat (17/4/2026) ini juga dirangkaikan dengan agenda silaturahmi bersama anggota Alumni Universitas Brawijaya Golf (ABG).
Silaturahmi lintas komunitas ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, serta Komandan Pangkalan TNI AU (Danlanud) Sultan Hasanuddin, Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto, Wakil Rektor Universitas Brawijaya dan anggota ABG. Ratusan anggota paguyuban IWAKO MATOH dari berbagai latar belakang profesi di Makassar, beserta para pegolf dari keluarga besar alumni Universitas Brawijaya turut hadir memeriahkan acara tersebut.
Bagi Kajati Sulsel, Dr. Didik Farkhan Alisyahdi, yang juga bertindak selaku Pembina IWAKO MATOH, acara ini terasa sangat mengharukan. Momen Halal bi Halal dan silaturahmi ini sekaligus menjadi ajang perpisahan bagi dirinya yang baru saja menerima Surat Keputusan (SK) promosi jabatan sebagai Sekretaris Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Sesjampidsus) Kejaksaan Agung RI.
"Saya itu kalau di tempat tugas yang baru, pasti selalu mencari warga Bojonegoro. Dulu saat bertugas di Sangatta, Kalimantan Timur, juga begitu," ungkap Didik Farkhan di hadapan para hadirin.
Dalam kesempatan tersebut, Didik secara khusus memohon pamit kepada seluruh warga Bojonegoro yang merantau di Sulawesi Selatan serta rekan-rekan alumni Brawijaya.
"Karena saya telah mendapat SK menjadi Sesjampidsus, momen ini sekaligus sebagai bentuk perpisahan. Saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh warga Bojonegoro yang ada di Makassar. Semoga IWAKO MATOH terus bertahan dan berkembang menjadi paguyuban yang solid untuk saling membantu," tuturnya.
Kehadiran Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, yang tak lain adalah kakak kandung dari Kajati Sulsel, turut menambah kuat nuansa kekeluargaan. Dalam sambutannya, Nurul Azizah mengapresiasi tingginya rasa persaudaraan para perantau di Makassar.
"Keberadaan IWAKO MATOH ini sangat luar biasa. Tali persaudaraannya begitu kuat di tanah rantau," puji Nurul Azizah. Ia juga memanfaatkan momen silaturahmi tersebut untuk memaparkan kondisi terkini Kabupaten Bojonegoro yang saat ini dihuni oleh sekitar 1,3 juta jiwa penduduk, serta berbagai perkembangan pembangunan di daerah asal mereka.
Sementara itu, Ketua IWAKO MATOH, Mut Zaini, menegaskan kembali komitmen dan visi utama paguyuban. "IWAKO MATOH didirikan untuk menjadi wadah pemersatu warga dan keluarga. Kami ingin membangun komunitas yang solid, harmonis, serta terus berkontribusi aktif dalam menjaga warisan budaya leluhur sekaligus berupaya menyejahterakan para anggotanya," pungkasnya.
Makassar, 17 April 2026
KASI PENKUM KEJATI SULSEL