Kunjungi Kejari Tana Toraja Kajati Sulsel Muhammad Syarifuddin Dorong Optimalisasi Kinerja dan Integritas Jajaran
KEJATI SULSEL, Makale — Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Selatan, Muhammad Syarifuddin, melakukan kunjungan kerja resmi ke Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Tana Toraja pada Selasa (15/9/2026). Kunjungan kerja ini dimaksudkan untuk meninjau langsung pelaksanaan tugas pokok dan fungsi serta mengevaluasi capaian kinerja satuan kerja di daerah.
Dalam rombongan kunjungan kerja tersebut, Kajati Sulsel turut didampingi oleh Ketua IAD Wilayah Sulsel Mila Syarifuddin, Asisten Bidang Intelijen Ferizal, Asisten Bidang Pemulihan Aset Akhmad Muhdhor, serta Asisten Bidang Pengawasan Edy Hartoyo. Setibanya di lokasi, rombongan disambut langsung oleh Kepala Kejari Tana Toraja Andi Mujahidah Amal beserta jajaran dan Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Rantepao.
Sebelum memberikan pengarahan resmi, Kajati Sulsel menyempatkan diri meninjau langsung kondisi fisik kantor serta progres renovasi gedung Kejari Tana Toraja guna memastikan sarana dan prasarana pelayanan hukum dapat berjalan dengan baik.
Kepala Kejari Tana Toraja, Andi Mujahidah Amal, dalam laporan kinerjanya menyampaikan bahwa penyerapan anggaran satuan kerja telah mencapai 74,24 persen dari total pagu. Capaian tersebut mencakup pengelolaan belanja operasional serta dukungan renovasi gedung kantor seluas 371 meter persegi, di samping realisasi PNBP yang menunjukkan tren positif.
Di bidang penegakan hukum, Kejari Tana Toraja mencatatkan keaktifan penanganan perkara melalui Bidang Pidum, Pidsus, Datun, hingga Pemulihan Aset. Sejumlah langkah preventif melalui program Jaksa Masuk Sekolah dan Jaksa Menyapa, serta penyelesaian perkara lewat pendekatan Restorative Justice, turut dilaporkan sebagai bagian dari pelayanan hukum kepada masyarakat.
Menanggapi laporan tersebut, jajaran Asisten Kejati Sulsel memberikan evaluasi dan pengarahan teknis guna meningkatkan akuntabilitas institusi. Asintel Ferizal menekankan pentingnya memaksimalkan penyerapan anggaran serta menjaga integritas dengan menghindari segala bentuk praktik transaksional dalam penanganan perkara.
Sementara itu, Asisten Pengawasan Edy Hartoyo menyampaikan hasil pengawasan dan pemantauan berkala yang secara umum menunjukkan hasil baik pada aplikasi pengawasan internal (PRISMA). Sejumlah catatan administratif terkait pengelolaan data tilang, optimalisasi asset tracing uang pengganti pada bidang pidsus, serta kelengkapan dokumen pendukung di Cabjari Rantepao turut diberikan untuk segera ditindaklanjuti.
Asisten Bidang Pemulihan Aset Akhmad Muhdhor juga memberikan atensi terkait percepatan penyelesaian dan pelelangan barang bukti yang telah berkekuatan hukum tetap (inkrah) agar pengelolaannya berjalan semakin optimal.
Menutup rangkaian kunjungan kerja, Kajati Sulsel Muhammad Syarifuddin menginstruksikan agar seluruh temuan dan catatan evaluasi dari para asisten segera ditindaklanjuti secara profesional. Ia juga mengingatkan seluruh jajaran agar senantiasa adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi dan media sosial yang menuntut kecepatan serta transparansi dalam pelayanan publik.
"Saya mengajak seluruh jajaran Kejari Tana Toraja dan Cabjari Rantepao untuk terus bekerja dengan baik, menjaga integritas, serta menjunjung tinggi profesionalisme dalam mengemban kepercayaan masyarakat," tegas Muhammad Syarifuddin.
Makassar, 15 September 2026
KASI PENKUM KEJATI SULSEL