Terima Audiensi Panitia Musyawarah ILUNI UI Kajati Sulsel Dukung Penuh Pembentukan Pengurus Wilayah Sulsel
KEJATI SULSEL, Makassar— Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Selatan, Muhammad Syarifuddin, didampingi oleh Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Sulsel, Prihatin, menerima kunjungan audiensi dari jajaran kepanitiaan Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) Sulawesi Selatan pada Selasa (22/9/2026). Pertemuan ini berlangsung hangat di ruang kerja Kajati Sulsel.
Kunjungan silaturahmi tersebut dihadiri langsung oleh perwakilan pengurus dan panitia ILUNI UI Sulsel, di antaranya Andi Zulkifli Daido selaku Ketua Panitia, Muh. Naim Syahrir selaku Liaison Officer (LO), serta Natsar Desi dari jajaran Steering Committee.
Dalam pertemuan ini, jajaran panitia memaparkan kerangka rencana kegiatan musyawarah untuk pembentukan dan pelantikan kepengurusan ILUNI UI Wilayah Sulawesi Selatan pada 17 Oktober mendatang. Pihak panitia melaporkan tingginya antusiasme para alumni yang berdomisili di Sulsel, terbukti dengan telah terdaftarnya 320 orang calon peserta yang akan berpartisipasi dalam musyawarah tersebut. Selain itu, Ketua Umum ILUNI UI Pusat juga direncanakan akan hadir secara langsung di Makassar untuk meresmikan pembentukan wilayah ini.
Menanggapi pemaparan tersebut, Kajati Sulsel Muhammad Syarifuddin menyambut baik dan menyatakan dukungannya atas rencana pembentukan kepengurusan ILUNI UI di Sulawesi Selatan. Inisiatif ini menjadi momen silaturahmi yang bernilai personal bagi Kajati Sulsel, mengingat Muhammad Syarifuddin merupakan salah satu alumnus Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) angkatan tahun 1988.
Syarifuddin berharap, pembentukan pengurus ILUNI UI Wilayah Sulawesi Selatan nantinya dapat berjalan lancar dan menjadi wadah sinergi yang produktif. Tidak sekadar menjadi ruang silaturahmi dan nostalgia antar-alumni, tetapi juga diharapakan mampu melahirkan kolaborasi positif yang memberikan kontribusi pemikiran dan pengabdian nyata bagi masyarakat di Sulawesi Selatan.
Makassar, 22 September 2026
KASI PENKUM KEJATI SULSEL