Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98 Kajati Sulsel Muhammad Syarifuddin Sampaikan 4 Pesan Jaksa Agung untuk Insan Adhyaksa

Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98 Kajati Sulsel Muhammad Syarifuddin Sampaikan 4 Pesan Jaksa Agung untuk Insan Adhyaksa

KEJATI SULSEL, Makassar — Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan menggelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 yang berlangsung khidmat di halaman kantor Kejati Sulsel, Rabu (28/10/2026). Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Selatan, Muhammad Syarifuddin, bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara. Kegiatan ini turut diikuti oleh para Asisten dan seluruh jajaran pegawai di lingkungan Kejati Sulsel.

Dalam kesempatan tersebut, Kajati Sulsel membacakan secara langsung Amanat Jaksa Agung Republik Indonesia. Peringatan Sumpah Pemuda tahun ini mengusung tema "Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia". Tema tersebut dimaknai sebagai tiga kualitas kepemimpinan yang esensial bagi setiap generasi. 

Bagi institusi Kejaksaan, nilai patriotisme tercermin dalam kesetiaan kepada konstitusi, kegigihan hadir dalam profesionalisme dan keberanian menuntaskan amanah, sedangkan empati mengingatkan bahwa ketegasan hukum harus selalu berjalan bersama kebijaksanaan dan rasa keadilan.

Dalam kesempatan tersebut, Kajati Sulsel membacakan amanat Jaksa Agung Republik Indonesia yang menyoroti tantangan penegakan hukum di era digital serta pentingnya menjaga muruah institusi di tengah kompleksitas kejahatan modern. 

"Saya tegaskan, jangan pernah menggadaikan integritas demi kepentingan sesaat! Keberanian seorang aparatur Kejaksaan tidak hanya diukur dari ketegasan dalam bertindak, tetapi juga dari kemampuan menjaga independensi, menolak intervensi, dan memberikan perlakuan yang adil kepada setiap orang," tegas Muhammad Syarifuddin saat membacakan amanat Jaksa Agung RI

Oleh karena itu, aparat penegak hukum dituntut untuk tidak hanya profesional dan adaptif, tetapi juga memiliki integritas dan kepekaan dalam melindungi generasi muda sebagai bagian dari tanggung jawab menjaga keberlanjutan bangsa.

Sebagai pedoman pelaksanaan tugas, Kajati Sulsel menekankan empat instruksi utama dari Jaksa Agung kepada seluruh insan Adhyaksa, yaitu:

1. Teguhkan integritas dan profesionalisme dalam setiap tindakan dengan menjunjung tinggi kejujuran dan independensi.
2. Tanamkan semangat patriotisme melalui sikap disiplin, tanggung jawab, dan kesungguhan dalam menjalankan amanah.
3. Tumbuhkan kegigihan untuk terus belajar, berinovasi, beradaptasi dengan perkembangan zaman, dan menjadi penggerak perubahan positif bagi institusi.
4. Kedepankan empati dan nurani dalam menegakkan hukum untuk menghadirkan kepastian hukum yang mencerminkan kemanfaatan serta kepedulian terhadap nilai-nilai kemanusiaan.

Menutup amanat tersebut, Kajati Sulsel mengajak seluruh pegawai, khususnya insan muda Adhyaksa, untuk tidak menunggu masa depan dalam berkontribusi. Semangat Sumpah Pemuda harus ditunjukkan sejak hari ini melalui sikap jujur, ketekunan, keberanian berinovasi, dan kepedulian terhadap sesama.

Makassar, 28 Oktober 2026
KASI PENKUM KEJATI SULSEL

Bagikan tautan ini

Mendengarkan