Senja di Atas Phinisi Cara Hangat Kajati Sulsel Jamu Rombongan Jamwas di Losari
KEJATI SULSEL, Makassar – Ada yang berbeda di perairan Pantai Losari, Makassar, pada Kamis sore (12/2/2026). Di tengah jadwal padat agenda pengawasan, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Dr. Didik Farkhan Alisyahdi, memilih cara yang unik dan berkesan untuk menjamu tamu istimewanya dari Jakarta.
Bukan di ruang rapat formal, kali ini diskusi dan silaturahmi berpindah ke atas dek Kapal Phinisi, ikon kebanggaan bahari Sulawesi Selatan. Sambil membelah ombak tipis di bawah langit jingga, Kajati Sulsel mengajak rombongan dari Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) untuk sejenak melepas penat sambil menikmati sunset yang memukau.
Hadir dalam momen santai tersebut, Teguh Subroto, SH. MH (Inspektur Keuangan 3 pada Jamwas) dan I Dewa Gede Wirajana, SH. MH (Inspektur 3 pada Jamwas), beserta jajaran tim rombongan lainnya.
Sambil memandang siluet Pulau Lae-Lae yang berdiri tenang di kejauhan, Dr. Didik Farkhan tampak berbincang hangat dengan para Inspektur. Gradasi warna keemasan yang memantul di permukaan laut Makassar menambah suasana akrab sore itu.
Bagi pria yang akrab disapa Didik ini, mengajak tamu naik Phinisi bukan sekadar wisata. Ada pesan mendalam yang ingin disampaikan.
"Phinisi ini simbol keteguhan dan keberanian masyarakat Bugis-Makassar. Sebagaimana kapal ini dirancang tangguh menghadapi ombak besar di laut lepas, begitulah seharusnya semangat kita dalam menegakkan keadilan—harus kokoh, profesional, dan tetap berintegritas," ungkapnya.
Pertemuan ini menjadi bukti bahwa pengawasan dan koordinasi antarwilayah tidak melulu soal audit yang kaku. Di atas kapal kayu legendaris warisan dunia ini, semangat kebersamaan justru semakin erat.
Kehadiran tim Jamwas di Makassar dalam rangka tugas pengawasan pun terasa lebih berkesan dengan sentuhan budaya lokal. Sore itu ditutup dengan pemandangan matahari yang perlahan tenggelam di ufuk barat, menyisakan komitmen kuat bahwa penegakan hukum di Sulawesi Selatan akan terus melaju gagah seperti Phinisi yang mengarungi samudera.