Kejati Sulsel Gelar Bimtek MySimkari Wujudkan Tata Kelola Kepegawaian Transparan dan Modern
KEJATI SULSEL, Makassar– Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penggunaan Instrumen Penilaian dan Rencana Kerja pada Aplikasi MySimkari. Kegiatan ini berlangsung pada hari Rabu (15/4/2026) bertempat di Baruga Adhyaksa Lantai 8, Kejati Sulsel.
Bimtek ini diikuti secara langsung oleh seluruh jajaran pegawai Kejati Sulsel. Selain itu, kegiatan ini juga tersambung dan diikuti secara virtual oleh para pegawai dari 23 Kejaksaan Negeri (Kejari) dan 9 Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) yang tersebar di seluruh wilayah hukum Kejati Sulsel.
Asisten Pembinaan (Asbin) Kejati Sulsel, Abdillah, dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen institusi dalam menciptakan tata kelola yang transparan, akuntabel, dan sejalan dengan upaya modernisasi di lingkungan Kejaksaan. Ia pun menginstruksikan agar seluruh peserta mengikuti pelatihan secara aktif dan bersungguh-sungguh.
"Saya ingatkan, pelatihan ini sangat penting karena menyangkut pemenuhan kebutuhan data Saudara sekalian. Seluruh proses kepegawaian seperti kenaikan gaji berkala, promosi, dan kenaikan pangkat saat ini telah diiakukan dan terpusat di aplikasi MySimkari," tegas Abdillah.
Dalam kesempatan tersebut, Asbin Abdillah juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak dan panitia yang telah bekerja keras ikut menyukseskan penyelenggaraan kegiatan ini.
Turut hadir memberikan paparan, Kepala Bagian Umum Biro Kepegawaian Kejaksaan RI, Diana Wahyu Widianti. Dalam penyampaiannya, Diana secara khusus meminta agar seluruh pegawai taat dalam menggunakan MySimkari dengan proaktif melengkapi data dan dokumen kepegawaian pada aplikasi tersebut.
Berdasarkan paparannya, Diana menjelaskan bahwa MySimkari adalah bentuk nyata transformasi digital menuju Big Data Kepegawaian Kejaksaan RI untuk mengintegrasikan seluruh aspek manajemen dalam satu platform yang komprehensif, transparan, dan akuntabel. Pengembangan aplikasi ini sejalan dengan visi Biro Kepegawaian, yaitu "Modern, Bersih, Melayani".
MySimkari hadir sebagai solusi dari era manual ke era digital yang menjadi Single Source of Truth atau database terpusat guna mencegah duplikasi dan memastikan seluruh layanan kepegawaian berjalan cepat secara otomatis. Oleh karena itu, Pemutakhiran Profil Data Mandiri (PPDM) sangat diwajibkan bagi setiap pegawai secara berkala untuk menjamin akurasi dan validitas database pusat kepegawaian Kejaksaan RI. PPDM merupakan fondasi penting dalam ekosistem kepegawaian modern yang berbasis data objektif.
Melalui Bimtek ini, seluruh aparatur sipil negara di lingkungan Kejati Sulsel diharapkan dapat mengoptimalkan penggunaan instrumen penilaian pada MySimkari, sehingga terwujud kinerja pegawai yang terukur dan pelayanan publik yang lebih prima.
Makassar, 15 April 2026
KASI PENKUM KEJATI SULSEL