Lantik Kajari Tana Toraja dan Koordinator Kajati Sulsel Tegaskan Kejaksaan Sebagai Benteng Terakhir Penegakan Hukum

Lantik Kajari Tana Toraja dan Koordinator Kajati Sulsel Tegaskan Kejaksaan Sebagai Benteng Terakhir Penegakan Hukum

KEJATI SULSEL, Makassar – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Selatan, Dr. Sila H. Pulungan, memimpin langsung upacara pelantikan, pengambilan sumpah, dan serah terima jabatan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tana Toraja serta Koordinator pada Kejati Sulsel. Prosesi khidmat ini dilangsungkan di Baruga Adhyaksa pada Kamis, 11 Juni 2026.

Adapun pejabat struktural yang resmi dilantik pada hari ini adalah Andi Mujahidah Amal yang dipercaya mengemban amanah sebagai Kajari Tana Toraja. Selain itu, Dr. Sila H. Pulungan juga melantik dua pejabat baru sebagai Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, yakni Nur Utami Dewi dan Reza Hidayat.

Kegiatan pelantikan ini turut dihadiri oleh Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Sulsel Prihatin, jajaran Asisten, Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Sulsel Ny. Oyes Sila Pulungan, serta sejumlah Kajari dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.

Dalam amanatnya, Kajati Sulsel menegaskan bahwa rotasi dan pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia. Hal tersebut merupakan wujud nyata kepercayaan institusi yang bukan sekadar seremoni administratif, melainkan sebuah amanah besar yang menuntut tanggung jawab, integritas, dan dedikasi tinggi.

"Jaga dan pelihara integritas serta profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas. Harus selalu diingat bahwa institusi Kejaksaan adalah benteng terakhir penegakan hukum, di mana kepercayaan masyarakat adalah aset yang tidak ternilai harganya," tegas Sila H. Pulungan dalam sambutannya.

Secara khusus, Kajati menginstruksikan kepada pejabat yang baru dilantik untuk segera membangun sinergi dan koordinasi yang kuat dengan aparatur penegak hukum lain, pemerintah daerah, dan seluruh komponen masyarakat. Langkah ini sangat krusial demi mewujudkan keamanan, ketertiban, dan keadilan yang dapat dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat, khususnya di wilayah Tana Toraja.

Sila H. Pulungan juga meminta para pimpinan baru di daerah untuk tampil sebagai sosok pemimpin yang melayani. Ia mewanti-wanti agar tugas penuntutan dan pengawasan dijalankan dengan adil, cepat, serta mutlak terbebas dari intervensi pihak mana pun, tanpa ada ruang kompromi bagi praktik korupsi, kolusi, maupun nepotisme.

Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya perhatian terhadap kesejahteraan dan pembinaan sumber daya manusia di lingkungan kerja masing-masing. Menurutnya, aparatur pegawai yang sehat dan memiliki motivasi tinggi merupakan kunci utama keberhasilan suatu organisasi.

Sebagai penutup, Kajati Sulsel menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para pejabat lama atas segala dedikasi, pengabdian, dan kontribusi yang telah diberikan. Ia berharap pengalaman berharga yang telah ditorehkan dapat menjadi bekal krusial dalam mengemban tugas di tempat yang baru.

Makassar, 11 Juni 2026
KASI PENKUM KEJATI SULSEL

Bagikan tautan ini

Mendengarkan